Páginas

Saturday, December 29, 2012

Ball Handling dan latihan, lay up dan latihan, offence dan defence dalam bola basket, unit offence



1.      Buat dan jelaskan latihan ball handling dalam permainan!
Terdapat beberapa tehnik ball handling diantaranya:
a.       Tap Drill: Memperpanjang tangan di atas kepala Anda dan tekan bola dengan cepat antara ujung-ujung jari Anda. Pekerjaan Anda sampai ke lantai dan kemudian kembali ke atas kepala.
b.      Neck Circles: Memindahkan bola di leher Anda dalam gerakan melingkar.
c.       Waist Circles: Memindahkan bola secepat Anda dapat sekitar pinggang.
d.      Leg Circles: Memindahkan bola di sekitar lutut kanan saat anda berdiri dengan kaki selebar bahu terpisah. Kemudian melakukan hal yang sama di sekitar lutut kiri. Anda juga dapat melakukan ini penanganan bola latihan dengan posisi kaki Anda berdekatan dan menggerakkan bola di sekitar kedua kaki.
e.       Waist/Leg Circle Combo: Menggabungkan 2 penanganan latihan bola sebelumnya menjadi satu. Berdirilah dengan kedua kaki bersama-sama. Mulai di pergelangan kaki dan bekerja di sekitar bola kaki Anda. Kemudian beralih ke lutut, kemudian pinggang dan kemudian kembali ke pergelangan kaki Anda lagi. Bekerja untuk memperoleh cepat, gerakan fluida dari atas ke bawah.
f.       Wall Drill: Pegang bola di atas kepala dengan kedua tangan berdiri sekitar tiga meter dari dinding. Bola memantul dari dinding 10 kali dengan tangan kanan dan kemudian 10 kali dengan tangan kiri menggunakan atas, daerah bantalan jari-jari Anda. Hal ini mungkin agak sulit ketika Anda pertama kali mencoba, tetapi akan membantu Anda mengembangkan perasaan yang tepat untuk bola.
g.      Ricochet: Sementara berdiri tegak dengan kaki Anda terbuka lebar, bola memantul keras di antara kaki Anda dan kemudian menangkapnya di belakang Anda dengan kedua tangan.
h.      Pretzel: Meletakkan satu tangan pada bola di depan kaki dan satu tangan pada bola di belakang kaki sambil berdiri dengan kaki selebar bahu. Drop bola dan membalik posisi tangan Anda. Cobalah melakukan hal ini terus-menerus bola latihan penanganan secepat mungkin.
i.        Run in Place: Membungkuk sambil berlari di tempat. Memindahkan bola di belakang kaki kanan Anda dengan tangan kanan dan kemudian di belakang kaki kiri dengan tangan kiri. Terus melakukan hal ini ketika sedang yakin untuk menjaga kaki Anda dalam garis lurus.
j.        Straddle Flip: Pegang bola dengan kedua tangan di depan kaki Anda sambil berdiri dengan kaki selebar bahu. Menjatuhkan bola, ayunan tangan Anda ke bagian belakang kaki Anda dan menangkap bola sebelum dapat mencapai lantai. Lalu menjatuhkan bola sekali lagi, ayunkan tangan ke depan dan menangkap di sana. Ulangi latihan penanganan bola ini berulang-ulang secepat mungkin.
k.      Figure Eight: Berdirilah dengan lutut tentang selebar bahu dan membungkuk sedikit. Dengan bola di tangan kanan, melewati di antara kaki Anda dalam sebuah angka delapan gerakan tangan kiri Anda. Ayunan bola ke depan dan kemudian lulus dari tangan kiri ke tangan kanan Anda melalui kaki. Seperti penanganan seluruh bola latihan, mulailah pelan pelan dan meningkatkan kecepatan ketika Anda mendapatkan lebih nyaman.
l.        Figure Eight: Serupa dengan bola Delapan penanganan Gambar bor di atas (# 11). Berdirilah dengan lutut tentang selebar bahu dan membungkuk sedikit. Dengan bola di tangan kanan, menggiring bola di antara kaki Anda dalam sebuah angka delapan gerakan tangan kiri Anda. Ayunan bola ke depan dan kemudian menggiring bola itu dari tangan kiri ke tangan kanan Anda di angka delapan pola yang sama melalui kaki. Mulailah pelan pelan dan meningkatkan kecepatan ketika Anda mendapatkan lebih nyaman.
m.    Bongo Dribble: Untuk penanganan bola bor, dapatkan di lutut dan mendribel bola secepat Anda bisa, bolak-balik tangan seolah-olah Anda sedang memainkan bongo drum set.
n.      Leg Circles: Berdirilah dengan kaki selebar bahu terpisah. Mendribel bola di sekitar kaki kanan Anda menggunakan tangan kanan dan kiri. Kemudian ulangi bola yang sama menangani bor di sekitar kaki kiri.
o.      Draw the Picture: Berdiri di satu tempat dan mendribel bola dalam sebuah lingkaran, salib, persegi dan berbeda abjad. Lakukan ini dengan baik kanan dan tangan kiri.
p.      Wall Drill: Bouncing bola secepat mungkin ke atas dan bawah dinding. Mulai setinggi nyaman dapat mencapai, bekerja turun ke lantai dan kemudian kembali lagi menggunakan tangan kanan dan kemudian kiri.
q.      Seesaw: Posisi diri dalam berbagai sikap dan mental bola di belakang kaki Anda bolak-balik antara tangan kiri dan kanan.
r.        360 Degree Dribble: Dribble dalam lingkaran menggunakan kaki kanan sebagai poros kaki. Menggiring bola dengan tangan kanan Anda membuat kedua depan dan sebaliknya pivots dan kemudian melakukan hal yang sama dengan menggunakan tangan kiri Anda untuk menggiring bola. Ulangi latihan ini penanganan bola menggunakan kaki kiri sebagai poros.
s.       Typewriter Dribble: Dapatkan pada lutut dan menggunakan satu jari pada satu waktu untuk menggiring bola dengan. Ulangi latihan penanganan bola ini dengan semua jari-jari Anda, bahkan ibu jari Anda.
t.        Front and Back: Berdirilah dengan kaki selebar bahu dan mendribel bola bolak-balik antara kaki Anda dengan menggunakan tangan yang sama. Mengulangi penanganan latihan bola ini dengan tangan yang lain.
Bentuk latihan yang paling mudah dan sinpel untukk melatih ball handling adalah dengan membuat anak didik dalam beberapa time, setelah itu setiap kelompok diminta untuk melakukan tehnih ball handling sebanyak yang mereka bisa, setelah itu tehnik masing-masing kelompok diadu. Mana yang lebih banyak menguasai dialah pemenangnya.
2.      Jelaskan langkah-langkah untuk melakukan lay up beserta bentuk bentuk latihannya!
Setiap pemain harus belajar melakukan Lay Up dengan tangan kanan maupun kiri. Lompatan yang tinggi dibuat dengan jejakan kaki terakir sebelum melompat, jadi usahakan lompatan mendekati ring, jika memungkinkan lakukanlah dunk. Lay Up shot dapat dilakkan dengan 2 hitungan kaki atau pun denga 1 hitungan kaki.
Lay Up biasanya dilakukan dari sisi luar lapangan dan jarang dilakukan dari tepat tengah lapangan. Karena lay up yang baik memerlukan titik pantulan yang tepat yang hanya bisa didapatkan dari sisi luar lapangan. Dengan penjelasan yang jelas dan singkat, katakanan kepada siswa atau anak didik, dari posisi mereka berada lakukan langkah hitungan 2 kali melangkah dan yang ketiga meluncat. Satu-dua-loncat, kiri-kanan-lompat, lakukan lay up terus menerus, dengan gerakan yang berulang maka diharapkan akan mahir dalam gerakan tersebut.
3.      Jelaskan yang dikatakan offence dan defence dalam bola basket!
Defence adalah factor terpentingdalam mencapai kemenangan. Defence tidak hanya rileks namun juga harus proaktif. Tujuan utama defence adalah mempersulit offender mencetak poin dengan mudah. Dengan defence yang baik maka sebuah tim akan dapat melakukan steal atau defensive rebound lalu jika memungkinkan akan dilakukan fast break. Defence bukan hanya melakukan perang fisik tetapi juga perang metal. Defence yang proaktif maka akan merusak tempo permainan offender sehingga terjadilah turnover. Dengan defence yang baik pula sebuah tim memiliki kepercayaan untuk melakukan offense.
Offence adalah salah satu taktik dalam bola basket dan merupakan kebalikan dari defence, offence adalah gerakan meyerang unutk mendapatkan poin dari lawan. Offense yang baik akan membuat tim defence akan kewalahan maka akan mudah unutk mendapatkan poin dari lawan, namun sebaliknya jika offence tidak baik atau bagus maka setiap serangan yang tim kita lancarkan tidak akan membuat kita mendapatkan poin, namun akan membuat tim akan kelelahan. Offence dan defence yang baik dapat membuat sebuah tim menuju kemenangan.
4.      Sebutkan dan jelaskan unit-unit offence!
a.      On The Ball Screen.
                                                              i.      Pick and roll.
Pick and roll dalam basket adalah bermain ofensif di mana seorang pemain pembawa bola menetapkan salah seorang temannya untuk menghalangi pemain musuh yang menjaga si pembawa bola serta memberi jalan agar pembawa bola bisa masuk ke daerah lawan, dan setelah si pembawa bola lewat maka teman yang jadi screen tadi lari di antara penjaga yang ia tutupi dan minta  umpan ke pada si pembawa bola.
                                                            ii.      Pop and out.
Pop and Out, perbedaan pick and roll dengan pop and out adalah digerakan setelah melakukan screen nya, pemain yang melakukan screen pada pemain yang memegang bola, setelah pemain yang memegang bola itu lewat, pemain screen melakukan gerakan out, menjauh dari pemain on the ball, biasanya bergerak keluar area 3 point, intinya pemain yang melakukan screen itu bergerak ke arah weak side, supaya pemain yang lain tidak memperhatikan posisinya.
b.      Off  The Ball Screen
                                                              i.      Down screen.
Down screen,artinya adalah melakukan screen pada orang yang bermain di low post, misalnya pemain yang berada di posisi wing (sayap, daerah 3 point) melakukan pergerakan screen ke bawah (down) ke posisi low post, supaya pemain low post yang sama2 off the ball bisa keluar dari penjagaan dan membuat ruang kosong untuk menerima bola.
                                                            ii.      Back screen.
Back screen, screen yang biasa dilakukan, back screen artinya melakukan screen pada pemain off the ball juga, dimana pemain defense yang menjaganya tidak mengetahui screen tersebut, jadi back screen dilakukan dari posisi bawah menuju posisi point (parameter luar 3 point).
                                                          iii.      Cross screen.
Cross screen, screen yang dilakukan diantara posisi yang berbeda antara di sisi kiri dan kanan, bisanya dilakukan diantara 2 pemain low post, jadi jika down screen dari atas ke bawah, back screen dari bawah ke atas, nah cross screen yaitu dari kiri ke kanan, atau dari kanan ke kiri.
                                                          iv.      Curl screen.
Curl screen, screen dilakukan secara berputar, maksudnya pemain yang di screen melakukan putaran ke pemain yang melakukan screen, misalnya si A pemain yang akan di screen, nah si B yang melakukan screen diam berdiri dengan posisi screen, sedangkan si A berlari memutar (curl) mengintari si B.
                                                            v.      Double screen.
Double screen, screen yang dilakukan oleh 2 pemain secara bersamaan untuk menutup 1 pemain defense, biasanya ada pemain defense yang bagus dalam man to man, nah untuk mengakali nya supaya pemain yang dijaga itu bisa lewat dan mendapatkan ruang, maka dilakukan double screen.
                                                          vi.      Multiple screen.
Multiple screen, definisinya yaitu screen yang bertahap, pada saat pertandingan, pemain yang akan keluar dari penjagaan di screen oleh 2 orang secara bertahap, pertama oleh orang pertama, dan kedua oleh screener kedua nya. setelah di screen oleh orang pertama, orang yang telah di screen itu di screen lagi oleh screener kedua, tujuannya untuk memberikan ruang kosong yang lebih enak atau open space (ruang kosong not bangku kosong).
                                                        vii.      Screen to screener.
Screen to screener, artinya melakukan screen kepada orang yang telah melakukan screen.

Artigos Relacionados

0 komentar, BUDAYAKAN UNTUK MENINGGALKAN KOMENTAR: