Páginas

Tuesday, November 12, 2013

Manajemen dalam Pengelolaan Fitness Center

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
a.       Pengelolaan
Pengelolaan diartikan sebagai suatu rangkaian pekerjaan atau usaha yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk melakukan serangkaian kerja dalam mencapai tujan tertentu.
Definisi pengelolaan oleh para ahli terdapat perbedaan–perbedaan, hal ini disebabkan karena para ahli meninjau pengertian dari sudut yang berbeda- beda. Ada yang meninjau pengelolaan dari segi fungsi, benda, kelembagaan dan yang meninjau pengelolaan sebagai suatu kesatuan. Namun jika dipelajari pada prinsipnya definisi- definisi tersebut mengandung pengertian dan tujuan yang sama. 
Berikut ini adalah pendapat dari beberapa ahli yakni menurut Wardoyo (1980:41) memberikan definisi sebagai berikut pengelolaan adalah suatu rangkai kegiatan yang berintikan perencanaan ,pengorganisasian pengerakan dan pengawasan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Menurut Harsoyo (1977:121) pengelolaan adalah suatu istilah yang berasal dari kata “kelola” mengandung arti serangkaian usaha yang bertujuan untuk mengali dan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan tertentu yang telah direncanakan sebelumnya. 
Dari uraian diatas dapatlah disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan pengelolaan adalah suatu rangkaian kegiatan yang berintikan perencanaan pengorganisasian penggerakan dan pengawasan yang bertujuan menggali dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan.
b.      Fitness Center
Latihan fitness biasanya dikaitkan dengan latihan kebugaran yang terdiri dari dua konsep yang saling berkaitan, yaitu konsep fitness secara umum bahwa fitness adalah sebuah kondisi tubuh yang sehat dan kuat.sedangkan konsep yang kedua secara spesifik yaitu sebuah kegiatan olahraga yang dilakukan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. Fitness yang baik diperoleh melalui olahraga, nutrisi yang tepat, dan juga istirahat yang cukup.
Dalam pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa Pengelolaan Fitness Center adalah sebuah rangkaian kegiatan yang dilakukan secara terencana dan terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan kata lain dalam pengelolaannya memerlukan sebuah Management.
B.     Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai bahan ajar untuk pembaca dan sebagai bahan pertimbangan nilai untuk dosen pembimbing Pengelolaan Fitness Center.






















BAB II
PEMBAHASAN
A.    Manajemen
a.       Apa itu Manajemen.
Berikut beberapa defenisi manajeman menurut Para Ahli:
1.      Koontz and Donnel (1972) ” management is getting thing done through the efforts of other people” (manajemen adalah terlaksananya pekerjaan melalui orang-orang lain )
2.      Millet (1954) ” management is the process of directing and fasilitating the work of people organized informal group to achieve a desire goal” (manajemen adalah proses memimpin dan melancarkan pekerjaan dari orang-orang yang terorgasisir secara formal sebagai kelompok untuk memperoleh tujuan yang diinginkan
3.      Davis (1951) “management is the fuction of the executive leadership any where” ( manajemen adalah fungsi dari setiap kepemimpinan eksecutif dimanapun)
4.      Kimball and Kimball (1951)”management embraces all dities and function that pertain to the provicion of necessary is to operate and the selection of the principal office “( manajemen terdiri dari semua tugas dan fungsi yang meliputi penyusunan sebuah perusahaan, pembiayaan, penetapan garis-garis besar kebijaksanaa,penyediaan semua peralatan yang diperlukan dan penyusunan kerangka organisasi serta pemilihan para pejabat terasnya.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen mutlak diperlukan dalam setiap bidang kegiatan usaha yang melibatkan 2 orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu dengan melalui kerja sama serta dengan memanfaatkan sumber-sumber lain.
b.      Fungsi Manajemen.
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.
Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan.
Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:
1.      Perencanaan (planning)
Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2.      Pengorganisasian
Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3.      Pengarahan (directing)
Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
4.      Controlling
Controlling adalah pengawasan terhadap suatu hal yang kita sedang kerjakan agar kita mengetahui apakah hal-hal yang dikerjakan oleh kita suda sesuai dengan apa yang sudha kita rencanakan.
c.       Tugas Manajemen.
Tugas fungsional manajemen keuangan adalah:
1.      Menetapkan struktur keuangan entitas. Yaitu menetapkan kebutuhan entitas akan dana untuk sekarang (modal kerja jangka pendek) dan masa depan (keperluan investasi jangka panjang) dan menetapkan sumber dana yang dapat menutup kebutuhan-kebutuhan itu secara sehat. Di dalam prinsipnya, kebutuhan dana jangka pendek dibiayai oleh sumber jangka pendek, dan kebutuhan dana jangka panjang dibiayai dari sumber jangka panjang.
2.      Mengalokasikan dana sedemikian rupa agar dapat memperoleh tingkat efisiensi atau profitabilitas yang optimal.
3.      Mengendalikan keuangan perusahaan dengan mengadakan sistem dan prosedur yang dapat mencegah penyimpangan dan mengambil langkah perbaikan jika terjadi penyimpangan di dalam pelaksanaan usaha dan memengaruhi struktur keuangan dan alokasi dana.

















BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan.
Pengelolaan Fitness Center adalah sebuah rangkaian kegiatan yang dilakukan secara terencana dan terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan kata lain dalam pengelolaannya memerlukan sebuah Manajemen.
Manajemen mutlak diperlukan dalam setiap bidang kegiatan usaha yang melibatkan 2 orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu dengan melalui kerja sama serta dengan memanfaatkan sumber-sumber lain.
Fungsi Manajemen : Perencanaan; Pengorganisasian; Pengarahan; Pengendalian.
Tugas Manajemen : Menetapkan struktur; Mengalokasikan; Mengendalikan.
B.     Saran.

Dalam mencapai tujuan memang tidak semudah yang dibayangkan, namun tujuan dapat dicapai dengan melibatkan unsur-unsur yang saling berkaitan dengan fungsi yang berbeda tetapi tujuan yang sama.

Artigos Relacionados

0 komentar, BUDAYAKAN UNTUK MENINGGALKAN KOMENTAR: